Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2012

saat itu

Kalian bilang “jgn pura2 jadilah diri sendiri” Tp kalian selalu memperingatkan aku ketika aku sudah mulai menjadi diriku sendiri. Kalian melarangku. Waktu itu di depan rumahku, kalian memperintkan aku “jgn bersikap seperti itu, kita datang ke sini hanya untukmu, hargai dia. Dia yg paling bersemangat diantara kami. Jgn kau buat dia dan kami kecewa.” Aku mengaku aku memang salah, tapi itu membuatku berpikir bahwa aku tidak mempunyai seseorang yang dapat mengerti aku di kumpulan orang itu. Rasanya aku ingin menangis saat itu juga. Kalian capek2 dtg k rmhku hanya krn aku? Apakh benar itu adanya? Apkh itu bkn utk kalian bersenang2 aja? Kalian membuatku sungkan thd kalian. Dan saat teman yang paling berharga bagiku dtg, aku merasa sgt senang, tp aku tdk enak kpd kalian, dan aku terpaksa menepis tangannya yg ingin memelukku. Saat dia mengajakku ke ruang utara, aku sangat senang karna teman2 yg lbh mengerti aku dtg untukku. Tp kulihat tatapan kalian tidak mengenakkan. Jadi untuk a...