Kalian bilang “jgn pura2 jadilah diri sendiri”
Tp kalian selalu memperingatkan aku ketika aku sudah mulai
menjadi diriku sendiri. Kalian melarangku.
Waktu itu di depan rumahku, kalian memperintkan aku “jgn
bersikap seperti itu, kita datang ke sini hanya untukmu, hargai dia. Dia yg paling
bersemangat diantara kami. Jgn kau buat dia dan kami kecewa.”
Aku mengaku aku memang salah, tapi itu membuatku berpikir
bahwa aku tidak mempunyai seseorang yang dapat mengerti aku di kumpulan orang
itu. Rasanya aku ingin menangis saat itu juga.
Kalian capek2 dtg k rmhku hanya krn aku? Apakh benar itu
adanya? Apkh itu bkn utk kalian bersenang2 aja? Kalian membuatku sungkan thd
kalian.
Dan saat teman yang paling berharga bagiku dtg, aku merasa
sgt senang, tp aku tdk enak kpd kalian, dan aku terpaksa menepis tangannya yg
ingin memelukku. Saat dia mengajakku ke ruang utara, aku sangat senang karna
teman2 yg lbh mengerti aku dtg untukku. Tp kulihat tatapan kalian tidak
mengenakkan. Jadi untuk apa kalian ke rumahku? Apa hanya untuk menghabiskan
waktu saja?
Jujur aku lebih senang kalian tidak datang!!!
Komentar
Posting Komentar